رَبَّنَا ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ
وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ ٱلْحِسَابُ ﴿٤١﴾ وَلَا تَحْسَبَنَّ ٱللَّهَ
غَٰفِلًا عَمَّا يَعْمَلُ ٱلظَّٰلِمُونَ ۚ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ
تَشْخَصُ فِيهِ ٱلْأَبْصَٰرُ
Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang
tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami perkenankanlah doaku. Ya Tuhan kami
berikanlah ampunan kepadaku dan kepada kedua ibu bapakku dan sekalian
orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)." (QS.
Ibrâhîm: 41-42).
Penjelasan:
Doa diatas baik sekali dibaca dalam berbagai kesempatan, agar diri kita dan
keluarga kita serta turunan kita senantiasa taat dan rajin beribadah kepada
Allah khususnya ibadah shalat yang telah diwajibkan. Dalam Al-Quran dikisahkan,
bahwa doa tersebut dibaca oleh Nabi Ibrahim ketika ia baru saja memohon agar kota Mekkah dijadikan kota tentram, aman dan anak turunannaya
diselematkan dari menyembah berhala. Lebih detail tentang kisah nabi ibrahim
bisa dilihat dalam Al-Ouran Surah Ibâhîm ayat 35-42.

